Kasus Perundungan Diduga Terjadi di Barito Utara, Warganet Desak Dinas Pendidikan Bertindak Tegas
VIDIO: https://aceimg.com/upload/?f=Pu9qYHu6P.mp4
Kasus dugaan perundungan atau bullying kembali menjadi perhatian publik setelah informasi mengenai insiden yang diduga terjadi di Desa Bintang Ninggi 2, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, ramai beredar di media sosial.
Dalam unggahan yang beredar pada Rabu (24/6), terlihat sejumlah anak terlibat dalam aksi kekerasan yang disebut-sebut terjadi di lingkungan sekolah. Rekaman tersebut memicu keprihatinan masyarakat karena memperlihatkan dugaan tindakan perundungan yang dilakukan oleh beberapa anak terhadap seorang korban.
Yang semakin menjadi sorotan, sejumlah teman sebaya yang berada di lokasi diduga tidak berupaya menghentikan kejadian. Sebaliknya, mereka disebut hanya menyaksikan, merekam peristiwa menggunakan telepon genggam, bahkan terdengar tertawa saat aksi tersebut berlangsung.
Unggahan itu pun menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan terjadinya aksi kekerasan di lingkungan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi anak-anak untuk belajar, bermain, dan mengembangkan karakter positif.
"Di usia yang seharusnya penuh tawa, bermain dan menimba ilmu, mereka malah belajar ilmu kekerasan," demikian kutipan dalam unggahan yang viral tersebut.
Warganet juga mendesak agar pihak terkait, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara dan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, segera melakukan penyelidikan serta mengambil langkah tegas apabila dugaan perundungan tersebut terbukti benar. Mereka berharap kasus ini menjadi perhatian serius agar tidak terulang dan lingkungan sekolah tetap menjadi tempat yang aman serta bebas dari segala bentuk kekerasan.
Hingga informasi ini beredar, belum terdapat keterangan resmi dari pihak sekolah maupun instansi berwenang terkait kronologi lengkap maupun tindak lanjut atas dugaan perundungan tersebut. Masyarakat pun menantikan klarifikasi dan penanganan yang transparan demi memberikan perlindungan kepada seluruh peserta didik.

Posting Komentar