Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dumai, Diduga Dibunuh Secara Brutal, Suami Menghilang
Suasana malam di Jalan Rabkan, Bukit Cahaya, Kota Dumai, mendadak gempar setelah warga menemukan jasad seorang wanita dalam kondisi mengenaskan pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di luar sebuah pondok dengan sejumlah luka parah yang diduga akibat serangan senjata tajam.
Saat ditemukan, korban berada dalam posisi terlungkup mengenakan pakaian bernuansa merah muda dan rok berwarna hijau. Kondisi tubuhnya sangat memprihatinkan. Sejumlah luka bacokan terlihat hampir di seluruh bagian tubuh korban, termasuk luka serius pada bagian kepala yang menyebabkan kerusakan cukup parah.
Di sekitar lokasi penemuan jenazah, petugas juga menemukan jari korban yang terputus serta beberapa helai rambut yang diduga dipotong secara paksa. Bercak darah yang telah mengering tampak berserakan di sekitar tubuh korban, memperkuat dugaan bahwa peristiwa tersebut terjadi beberapa waktu sebelum jasad ditemukan warga.
Berdasarkan identitas yang ditemukan di lokasi, korban diketahui bernama Nursafika (30), warga Jalan M. Yusuf, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Selain Kartu Tanda Penduduk (KTP), petugas juga menemukan Kartu Keluarga yang mencantumkan nama suami korban, Susanto, serta dua orang anak mereka.
Dalam proses olah tempat kejadian perkara, pihak kepolisian turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Barang bukti yang ditemukan antara lain sebilah parang panjang dan sebuah pisau cutter yang diduga digunakan dalam aksi kekerasan tersebut.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Dumai guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Kapolres Dumai, AKBP Angga Febrian Herlambang, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap secara pasti penyebab kematian korban serta mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
"Hingga saat ini penyelidikan masih terus berlangsung dan sejumlah keterangan sedang didalami," ujar Kapolres.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, kepolisian belum mengumumkan adanya penetapan tersangka dalam kasus tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, pelaku diduga kuat merupakan suami korban yang saat ini belum diketahui keberadaannya.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan suami korban atau memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus ini agar segera melapor kepada pihak berwenang. Dukungan dan kerja sama masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses penyelidikan serta membantu mengungkap fakta di balik kematian tragis Nursafika.

Posting Komentar