Tragedi Penembakan di Guayaquil Saat Nobar Ekuador vs Pantai Gading, Dua Orang Tewas Ditembak Pembunuh Bayaran

Daftar Isi

 VIDIO: https://aceimg.com/upload/?f=jRARmVY36.mp4

Suasana menonton pertandingan sepak bola di Guayaquil, Ekuador, berubah menjadi tragedi berdarah setelah dua orang tewas dalam aksi penembakan brutal yang diduga dilakukan oleh pembunuh bayaran. Insiden mengerikan itu terjadi pada Minggu malam, 14 Juni 2026, di sebuah restoran yang berada di persimpangan Jalan 26 dan Rosendo Avilés, wilayah barat daya kota. Saat itu, para pengunjung tengah menyaksikan laga antara tim nasional Ekuador melawan Pantai Gading ketika serangan bersenjata tiba-tiba terjadi.

Peristiwa nahas tersebut berlangsung sekitar pukul 19.58 waktu setempat, tepat pada menit-menit akhir pertandingan. Berdasarkan rekaman kamera pengawas yang kemudian beredar luas di media sosial, terlihat dua pria bersenjata mendekati lokasi tempat para penonton berkumpul. Tanpa banyak gerakan mencurigakan sebelumnya, keduanya langsung melepaskan tembakan ke arah orang-orang yang sedang fokus menyaksikan pertandingan di dalam tempat makan tersebut.

Kepanikan pun tak terhindarkan. Para pengunjung yang semula duduk menikmati suasana pertandingan spontan berhamburan dan menjatuhkan diri ke lantai demi menghindari rentetan peluru. Dalam situasi kacau itu, salah satu korban terlihat jatuh ke jalan di depan lokasi kejadian. Namun nahas, korban tersebut justru terus menjadi sasaran tembakan para pelaku hingga akhirnya tewas di tempat.

Aksi penembakan ini menambah daftar panjang kekerasan bersenjata yang belakangan menghantui sejumlah wilayah di Ekuador, termasuk Guayaquil yang dikenal sebagai salah satu kota dengan tingkat kriminalitas tinggi. Serangan yang terjadi di ruang publik saat warga sedang menikmati pertandingan sepak bola itu menimbulkan ketakutan sekaligus kemarahan di tengah masyarakat, karena menunjukkan betapa brutalnya aksi para pelaku yang tidak segan menyerang di hadapan banyak orang.

Hingga kini, pihak berwenang masih terus mendalami motif penyerangan dan memburu para pelaku yang melarikan diri usai kejadian. Polisi juga menelusuri rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap identitas penembak dan kemungkinan keterkaitannya dengan jaringan kriminal terorganisasi. Tragedi ini kembali menegaskan rapuhnya rasa aman warga di tengah meningkatnya aksi kekerasan bersenjata di Ekuador.


Posting Komentar