Petugas PLN Lombok Timur Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaikan Jaringan di Pringgabaya

Daftar Isi

  1.  VIDIO: https://aceimg.com/upload/?f=7SOtxbviP.mp4
  2. https://aceimg.com/upload/?f=Tn8WOYUFj.mp4
  3. https://aceimg.com/upload/?f=uMbSGVc52.jpg
  4. https://aceimg.com/upload/?f=EFi8VYqas.jpg 

Kecelakaan kerja tragis menimpa seorang petugas PLN di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Korban yang dikenal dengan panggilan Mas Edi meninggal dunia setelah diduga tersengat aliran listrik saat melakukan perbaikan jaringan listrik di kawasan Simpang Empat Jalan Raya Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, pada Senin sore, 15 Juni 2026.

Berdasarkan keterangan warga setempat, korban bersama dua rekan kerjanya telah melaksanakan pekerjaan perbaikan jaringan listrik sejak pagi hari. Aktivitas tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemeliharaan dan perbaikan jaringan guna menjaga pasokan listrik bagi masyarakat.

Namun nahas, saat proses perbaikan berlangsung, korban yang berada di atas tiang jaringan diduga mengalami sengatan arus listrik. Insiden itu terjadi secara tiba-tiba dan membuat rekan kerja serta warga di sekitar lokasi tidak dapat berbuat banyak untuk menyelamatkannya.

Salah seorang saksi mata bernama Bolang mengatakan bahwa korban diduga salah memegang bagian jaringan listrik saat bekerja. Akibatnya, korban langsung tersengat arus listrik dengan tegangan tinggi dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Warga yang berada di sekitar tempat kejadian sempat berupaya memberikan pertolongan serta segera melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak terkait. Namun, kondisi korban sudah tidak dapat diselamatkan dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia di tempat.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan masyarakat setempat. Hingga saat ini, pihak PLN bersama aparat berwenang masih melakukan penanganan serta pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut. Hasil investigasi nantinya diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai kronologi kejadian sekaligus menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan standar keselamatan kerja di lingkungan ketenagalistrikan.


Posting Komentar