Dua Pengendara Tew*s Terbak*r dalam Kecelakaan Maut di Jalan Bengalon-Sangatta Kutai Timur
- VIDIO: https://aceimg.com/upload/?f=CTEdu92SC.mp4
- https://aceimg.com/upload/?f=kw2NyY92x.mp4
- https://aceimg.com/upload/?f=XX1rD7PxO.mp4
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Poros Bengalon-Sangatta, tepatnya di dekat Simpang Perdau, Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, pada Senin, 22 Juni 2026, sekitar pukul 08.00 Wita. Insiden tragis tersebut melibatkan dua sepeda motor yang sama-sama terbakar usai bertabrakan, mengakibatkan kedua pengendaranya meninggal dunia akibat luka bakar serius.
Dua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu yakni sepeda motor Honda Genio bernomor polisi KT 2140 RFO yang dikendarai Selmi Lovianti Malute (22), warga Desa Sepaso Barat, serta sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi KT 3850 OR yang dikendarai Baso Patahuddin (36), warga Desa Sepaso.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, kecelakaan bermula saat salah satu pengendara diduga berusaha menghindari lubang di badan jalan. Namun, manuver tersebut justru membuat kendaraan masuk ke jalur berlawanan hingga tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras antara kedua sepeda motor itu kemudian memicu kebakaran hebat yang melalap kedua kendaraan beserta pengendaranya.
Menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Bengalon segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Aparat langsung mengamankan area kecelakaan, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta mengevakuasi para korban.
Dari hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga dipicu oleh pengendara Yamaha Vixion yang kurang berhati-hati saat menghindari lubang di jalan sehingga melebar ke lajur berlawanan. Saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Honda Genio yang dikendarai korban lainnya, sehingga tabrakan pun terjadi.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika melintasi jalur poros dengan kondisi jalan yang rusak atau berlubang. Selain kehati-hatian pengendara, kondisi infrastruktur jalan juga menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian serius guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa yang merenggut korban jiwa.

Posting Komentar