Adu Banteng di Tikungan Nusa Jaya, Satu Anggota TNI Tewas, Tiga Orang Luka Berat
VIDIO: https://aceimg.com/upload/?f=WRNR1aAqH.mp4
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Lintas Halmahera Timur, tepatnya di tikungan Desa Nusa Jaya, Kecamatan Wasile Selatan, pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIT. Insiden yang melibatkan dua sepeda motor tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan tiga lainnya mengalami luka serius.
Berdasarkan laporan yang disampaikan Kapolsek Wasile Selatan kepada Kapolres Halmahera Timur, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Scoopy berwarna abu-abu dengan nomor polisi DG 3245 TF dan Yamaha Mio berwarna hitam bernomor polisi DG 2145 ND.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Faisal Jadu, anggota TNI AD dari Yon TP 866/Satria Gamrange yang merupakan warga Desa Nusa Jaya. Korban mengalami luka dan lebam pada bagian kepala akibat benturan keras dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Sementara itu, rekan korban yang dibonceng, Alvin R. Busou, juga anggota TNI AD Yon TP 866/Satria Gamrange dan warga Desa Nusa Jaya, mengalami patah tulang pada kaki kanan. Ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Tentara (RST) di Ternate untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Dua korban lainnya merupakan pengendara dan penumpang Yamaha Mio. Mariyanto Badri (29), seorang petani asal Desa Gotowasi, Kecamatan Maba Selatan, mengalami luka sobek dan lebam di bagian wajah. Sedangkan Afendi, warga Desa Maba, Kecamatan Kota Maba, juga mengalami luka serupa. Keduanya dirujuk ke RSUD Ternate untuk menjalani perawatan intensif.
Dari keterangan awal yang diperoleh petugas, Mariyanto Badri mengendarai Yamaha Mio berboncengan dengan Afendi dari arah Sofifi menuju Desa Maba. Saat tiba di tikungan Desa Nusa Jaya, dari arah berlawanan melaju Honda Scoopy yang dikendarai Faisal Jadu dengan Alvin R. Busou sebagai penumpang. Keduanya diketahui sedang dalam perjalanan dari arah Subaim menuju Batalyon TP 866 Satria Gamrange.
Diduga saat memasuki tikungan, pengendara Honda Scoopy melebar hingga masuk ke lajur kanan dan kehilangan kendali atas kendaraannya. Akibatnya, tabrakan frontal atau adu banteng dengan Yamaha Mio yang datang dari arah berlawanan tidak dapat dihindari.
Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah pada bagian depan sebelah kiri. Honda Scoopy dan Yamaha Mio kemudian diamankan ke Mapolsek Wasile Selatan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Saat kejadian berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan permukaan jalan aspal dalam kondisi baik. Namun, karakter jalan yang menikung diduga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan. Arus lalu lintas di lokasi saat itu juga terpantau lancar.
Seorang saksi mata bernama Hairudin Sapsuha (62), karyawan swasta yang berdomisili di Desa Ekor, Kecamatan Wasile Selatan, turut dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Usai menerima laporan, personel Polsek Wasile Selatan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan, serta mengamankan barang bukti. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Posting Komentar