Tiga Orang Dibakar Hidup-hidup Diduga Karena Mencuri Mobil di Bolivia
VIDIO: https://aceimg.com/upload/?f=RXWuHCXx5.mp4
Aksi main hakim sendiri yang berujung maut terjadi di Kota Pocoata, wilayah utara Potosí, Bolivia, pada Jumat dini hari, 29 Mei 2026. Tiga pria yang diduga terlibat dalam kasus pencurian kendaraan menjadi korban amuk massa setelah diseret keluar dari sel tahanan polisi dan kemudian dibakar hidup-hidup di alun-alun utama kota.
Peristiwa mengerikan ini bermula pada Kamis sore sekitar pukul 16.00 waktu setempat, ketika warga melaporkan adanya kasus pencurian kendaraan. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kepolisian segera melakukan operasi dan berhasil menemukan kendaraan yang dicuri serta mengamankan tiga orang yang diduga sebagai pelaku. Ketiganya kemudian dibawa ke kantor polisi setempat untuk menjalani proses hukum.
Namun situasi berubah drastis beberapa jam kemudian. Sejumlah warga yang marah mendatangi kantor polisi dan memaksa para tersangka keluar dari sel tahanan. Massa kemudian membawa mereka ke alun-alun utama Pocoata untuk diinterogasi secara paksa. Dalam suasana yang semakin tidak terkendali, para tersangka menjadi sasaran kekerasan brutal sebelum akhirnya dibakar hidup-hidup.
Rekaman dan gambar yang beredar memperlihatkan skala kekerasan yang terjadi. Ketiga pria tersebut tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat serangan massa yang sangat brutal.
Direktur Kepolisian setempat mengecam keras tindakan tersebut. Ia menyebut peristiwa itu sebagai tindakan yang sangat disayangkan karena para korban sebenarnya sudah berada dalam pengawasan aparat penegak hukum saat kejadian berlangsung.
“Peristiwa itu terjadi di alun-alun utama Pocoata dan mencerminkan tindakan kekerasan massa terhadap orang-orang yang sebelumnya telah berada dalam tahanan polisi,” ujarnya.
Hingga kini, pihak kepolisian bersama Kejaksaan Bolivia masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian tersebut, termasuk bagaimana massa dapat mengeluarkan para tersangka dari sel tahanan dan siapa saja yang terlibat dalam aksi main hakim sendiri tersebut.
Pihak berwenang menegaskan bahwa seluruh langkah investigasi akan dilakukan guna memastikan pertanggungjawaban hukum atas tragedi yang menewaskan tiga orang tersebut.

Posting Komentar