Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Indarung, tepatnya di kawasan Jembatan Padang Besi, Kecamatan Lubuk

Daftar Isi

  1.  VIDIO: https://aceimg.com/upload/?f=6d6c41145.mp4
  2. https://aceimg.com/upload/?f=244dc58a2.mp4

Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Indarung, tepatnya di kawasan Jembatan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Minggu (10/5/2026). Insiden maut tersebut diduga dipicu oleh sebuah truk besar yang mengalami rem blong saat melintas di jalur tersebut.

Peristiwa tragis itu melibatkan dua unit truk dan tiga mobil minibus pribadi. Diduga kehilangan kendali akibat rem tidak berfungsi, truk langsung menghantam empat kendaraan yang berada di depannya. Benturan keras menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah kendaraan, bahkan beberapa korban dilaporkan sempat terjepit di dalam kabin sebelum berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan bersama warga sekitar.

Akibat kecelakaan tersebut, sedikitnya lima orang dilaporkan meninggal dunia, sementara beberapa korban lainnya mengalami luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kondisi kendaraan yang ringsek berat di bagian depan maupun samping.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan maut tersebut. Ia menyampaikan bahwa personel Satlantas Polresta Padang bersama Polsek Lubuk Kilangan langsung diterjunkan ke lokasi guna melakukan evakuasi korban serta pengaturan arus lalu lintas.

“Saat ini sedang ditangani Satlantas Polresta Padang bersama Polsek Lubuk Kilangan,” ujar Kombes Pol Reza pada Minggu siang (10/5/2026).

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal, mengatakan bahwa seluruh korban telah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Berdasarkan data sementara, korban dirujuk ke Semen Padang Hospital dan RS Unand.

“Kronologi sementara diduga rem blong. Untuk korban, anggota kita sudah mengecek ke Semen Padang Hospital dan RS Unand. Terdata ada tujuh korban secara keseluruhan dari data sementara, ada yang meninggal dan ada yang luka-luka,” ungkap AKP Riwal.

Kecelakaan ini sempat menyebabkan kemacetan panjang di jalur utama penghubung Kota Padang dengan Kabupaten Solok. Hingga kini, petugas kepolisian masih melakukan pendataan identitas korban serta pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan yang terlibat.

Selain itu, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) juga masih berlangsung guna memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. Sementara kendaraan yang mengalami kerusakan berat kini tengah dievakuasi agar arus lalu lintas di lokasi dapat kembali normal.


Posting Komentar